Pagi menjemput...
Purwokerto tertutup kabut pagi ini
Aroma embun merasuk hingga palung jiwa..
Ohh.. Begitu damainya pagi ini
Riuh tawa terdengar dari para pejalan kaki
Tua-muda tak ada beda
Tampak bersemangat berjalan cepat
Saling bertegur sapa satu sama lain
Yah, tiada yang bermuka masam
Rasa bahgia terpancar dari senyum-senyum yang berkembang
Mengingatkanku akan nikmat bersilaturahmi
Nikmatnya tersenyum
Gor Susu
Disana ku menemukan satu lagi pelajaran berarti
Rabu, 18 November 2009
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)







0 komentar:
Poskan Komentar